2/20/2016

10 TIPS LULUS SELEKSI SNMPTN TAHUN 2016/2017

Tips Lulus Snmptn Tahun 2016/2017 .Sampai sekarang pun, para siswa tidak tahu bagaimana sistem atau kriteria apa yang dinilai dalam SNMPTN itu sendiri. Banyak orang beranggapan lulus atau tidaknya itu tergantung pada keberuntungan. Jangan pernah berpikir SNMPTN diperuntukkan hanya untuk orang dengan peringkat tertinggi saja. Orang dengan peringkat terendah pun bisa lulus universitas negeri asal menggunakan trik-trik tertentu.

Tips Lulus SNMPTN

Berikut ini, akan saya berikan beberapa tips bagi adik-adik kelas XII yang sedang resah menghadapi SNMPTN 2016. 

1. Pilihlah Jurusan Berdasarkan Minat, Bakat, dan Kemampuan adik-adik
Banyak orang yang gagal dalam SNMPTN karena terlalu percaya diri. Percaya diri sangatlah boleh, tapi harus melihat kemampuan pribadi kalian juga. Lihat minat, bakat, dan kemampuanmu. Dengan nilai-nilaimu yang telah kau dapat sejauh ini, kira-kira dimana adik-adik akan diterima dengan nilai yang adik-adik capai.

Kenyataannya, saat ini banyak sekali mahasiswa yang sudah ada di universitas negeri yang malah hengkang. Hal ini yang mereka sebut sebagai “salah jurusan”. Kebanyakan dari mereka adalah orang yang terlalu memaksakan diri. Mereka sudah tahu bahwa jurusan itu tidak mereka minati, lebih lagi tidak sesuai dengan kemampuan mereka, tapi mereka masih ngotot untuk mengambil jurusan itu.

Alhasil, ketika menjalani perkuliahan, banyak sekali hal-hal yang membuat mereka tertekan dan tidak nyaman sehingga mereka lebih memilih untuk keluar dan pindah.

Maka dari itu, janganlah adik-adik termasuk ke dalam golongan orang yang memaksakan kehendak. Ukurlah dulu sampai dimana batas kemampuanmu. Sehingga nantinya adik-adik akan nyaman menjalani perkuliahan dan tidak akan hengkang.

2. Yang Akan Menjalani Perkuliahan Adalah adik-adik, Bukan Orangtua adik-adik
80 persen masalah yang biasa muncul di bimbingan konseling menjelang SNMPTN adalah siswa yang galau karena orangtua mereka. Tidak selamanya orangtua memiliki keputusan yang sama dengan sang anak.

Ketika orangtua memaksa adik-adik untuk memilih pilihan mereka, yang bukan pilihan adik-adik banget, janganlah takut. Adik-adik bisa menolaknya. Adik-adik punya hak atas masa depan. Coba jelaskan pada orang tuamu secara halus. Adik-adik buat mereka percaya bahwa adik-adik sudah cukup dewasa untuk menentukan apa yang menjadi minat, bakat, dan kemampuanmu. Ingatlah bahwa yang akan menjalani perkuliahan nanti adalah dirimu sendiri, bukan ayah atau ibumu.

3. Sesuaikan Pilihanmu Dengan Ekonomi Keluarga
Sebelum memilih universitas negeri, carilah dulu perincian dana atau biaya kuliah yang akan adik-adik keluarkan selama menempuh pendidikan. Lalu, adik-adik sesuaikan biaya kuliahmu dengan pendapatan ayah dan ibumu. Jangan sampai ketika sudah semester empat atau lima, adik-adik harus hengkang karena orang tuamu tak sanggup lagi membiayai perkuliahanmu.

4. Alumni SMA Memperngaruhi Citra SMA adik-adik
Alumni juga memegang peran besar disini. Kakak tingkat dari SMA adik-adik yang juga ada di jurusan yang adik-adik tuju. Semakin besar IPK atau semakin banyak prestasi mereka, maka akan semakin besar juga peluang diterimanya adik-adik. Sebaliknya, jika citra mereka di kampus jelek, maka sekolahmu akan dipandang jelek juga oleh panita SNMPTN. Peluang adik-adik akan semakin kecil jika dahulu kakak kelas adik-adik diterima di PTN tersebut melalui jalur SNMPTN namun tidak di ambil.

5. Hati-hati dengan Lintas Jurusan
Buat adik-adik yang berasal dari jurusan IPS sementara ingin kuliah di jurusan IPA atau sebaliknya, diharapkan lebih berhati-hati. Lihat dulu kebijakan dari universitas negeri yang ingin adik-adik tuju. Pastikan mereka memperbolehkan lintas jurusan. Karena tidak semua universitas memperbolehkan lintas jurusan. Biasanya juga untuk lintas jurusan peluang lulusnya akan semakin berkurang, apalagi lintas jurusan dari IPA ke IPS.

6. Apakah Sekolahmu Masuk Daftar Blacklist?
Blacklist ialah dihapusnya sebuah sekolah dari daftar calon mahasiswa baru di universitas tertentu dalam jangka waktu tertentu. Jadi, jika sekolahmu terkena blacklist oleh suatu universitas akan berdampak kepadamu juga. adik-adik tidak akan diterima di universitas tersebut. Pastikan kalau universitas negeri yang adik-adik pilih, dulunya tidak ada kakak tingkatmu yang meninggalkan universitas itu sebelum melakukan verifikasi.

adik-adik juga harus memilih jurusan dengan sepenuh hati dan jangan setengah hati. Jika adik-adik sudah dinyatakan lulus SNMPTN dan tidak mengambilnya, maka akan berdampak besar dengan adik-adik kelasmu nanti. Sekolahmu akan masuk daftar blacklist dan adik-adik kelasmu tidak akan diterima di universitas itu lagi dalam jangka waktu tertentu karena PTN itu merasa dilecehkan.

7. Cara Mengurutkan Pilihan Jurusan
Urutkanlah pilihanmu berdasarkan prioritas keinginanmu. Pilihan pertama, berarti itu jurusan yang paling adik-adik inginkan. Dan begitu pula seterusnya. Karena berdasarkan survei tahun 2012, 92 persen undangan diterima di pilihan pertama. Jadi berhati-hatilah dalam mengurutkan pilihan jurusan.

8. Konsekuensi Nilai
Perhatikan nilaimu dari semester pertama sampai semester akhir. Apakah nilaimu konsekuen atau tidak. Konsekuen di sini maksudnya adalah nilaimu dari semester pertama sampai semester akhir mengalami kenaikan atau minimal tetap, bukan mengalami penurunan. Misalnya pelajaran matematika, semester satu 70, semester dua 73, semester tiga 74, semester empat 76, dan semester lima 80. Perhatikan nilai matematika tadi, nilainya terus mengalami kenaikan dari semester ke semester. Itu menunjukkan bahwa nilai matemati adik-adik sudah konsekuen.

9. Prestasi Akademik dan Non Akademik
Jangan lupa lampirkan prestasi tertinggimu selama di sekolah. Baik prestasi akademik maupun non akademik. Diusahakan, prestasi yang dikirimkan memiliki hubungan dengan jurusan yang adik-adik pilih. Misalnya, jika adik-adik ingin mengambil jurusan kedokteran, lampirkanlah piagam penghargaan telah memenangkan lomba PMR. Agar piagam itu sendiri menjadi bahan pertimbangan diterimanya adik-adik di jurusan itu.

10. Akreditasi Sekolah
Terpandangnya sekolahmu karena akreditasi atau prestasinya di mata kabupaten, kota, provinsi, nasional, dan internasional akan menjadi pertimbangan bagi mereka untuk menerima adik-adik menjadi mahasiswa baru. Bahkan akreditasi juga mempengaruhi jumlah siswa yang diterima dari sekolah adik-adik. Sebagaimana kita ketahui bahwa sekolah yang
  • akreditasi A, 75% terbaik di sekolahnya;
  • akreditasi B, 50% terbaik di sekolahnya;
  • akreditasi C, 20% terbaik di sekolahnya;
  • akreditasi lainnya, 10% terbaik di sekolahnya.
Itulah beberapa tips yang bisa membantu adik-adik dalam mengadapi SNMPTN 2016/2017. Semoga bisa bermanfaat bagi adik-adik yang sedang bingung menghadapi SNMPTN. Intinya, jangan pernah takut, karena SNMPTN masih bisa disiasati.

0 komentar:

Post a Comment